(0380) 826384 info@newtourismterritory.com

Berita

Berita Aktual Pariwisata.

  • Beranda
  • Berita
  • Rapat Koordinasi Pelaksanaan Festival Tenun Ikat & Festival Sandelwood (Parade 1001 Kuda)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Festival Tenun Ikat & Festival Sandelwood (Parade 1001 Kuda)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Festival Tenun Ikat & Festival Sandelwood (Parade 1001 Kuda)

Sumba merupakan daratan yang istimewa dengan beraneka ragam pesona, atraksi wisata dan kearifan lokalnya. Kuda Sandelwood, padang sabana yang membentang, keperkasaan Pasola,sampai tenun ikatnya yang eksotis telah mencuri mata dunia. Terlebih setelah Nihiwatu, didaulat sebagai hotel terbaik di dunia versi Travel+Leisure, sebuah majalah wisata berbasis di Amerika Serikat, semakin mengukuhkan Pulau Sumba sebagai salah satu destinasi yang paling dicari. Ini dibuktikan dengan data wisatawan yang terus meningkat ke pulau Sumba dari tahun ke tahun. Tercatat tahun 2016 Sumba Barat dikunjungi oleh 2.704 wisman dan wisnus, Sumba Timur mencapai angka 30.738 , Sumba Tengah 6.220 dan Sumba Barat Daya dengan 2.445.

Menilik keistimewaan pulau Sumba, pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pariwisata menggelar 2 event besar berskala internasional untuk mempromosikan keindahan Sumba melalui Festival Tenun Ikat dan Festival Sandelwood.

Bertempat di Ruang Rapat Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Kamis, 10 Februari 2017,Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Dr. Marius Ardu Jelamu, M.Si membuka Rapat Koordinasi Kegiatan Festival Sandelwood dan Tenun Ikat. Dengan narasumber yang kompeten di bidangnya, Bapak Ivan Raymond Rondo dari NTTnesia Communication menjabarkan secara terperinci mengenai rencana detail kegiatan tersebut.

Dengan mengusung branding ‘Festival Wonderful Sumba (FWS 2017)’ Rondo menjelaskan bahwa festival ini merupakan salah satu media komunikasi dan promosi berskala internasional dari branding NTT sebagai The New Tourism Territory dalam rangka mendukung penuh branding Wonderful/Pesona Indonesia serta target kunjungan wisman dan wisnus oleh pemerintah Jokowi-JK 2014-2019. Secara geografis NTT berada pada gerbang Australia dan Asia Pacific serta berbatasan dengan Timor Leste. Maka sesuai dgn MOU dan kerja sama trilateral (3 negara) event ini tentunya akan mengundang keterlibatan stakeholder pariwisata dari Australia dan Timor Leste serta negara sahabat lainnya untuk berpartisipasi sebagai peserta di samping peserta dari provinsi, kabupaten/kota di Indonesia, terutama sebagai jembatan promosi menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke pulau Sumba.

FWS 2017 merupakan sebuah strategi incoorperated antara Pemerintah Provinsi NTT, Pemkab sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya serta didukung oleh Kementerian Pariwisata, kementerian. Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, Bekraf, BUMN, Kementerian Desa serta Pihak Swasta dalam rangka memperkenalkan pulau Sumba sebagai salah satu destinasi unggulan baru NTT. Dengan mengusung konsep tourism, trade and investment, FWS 2017 merupakan event pariwisata yang akan mempromosikan kuda Sandelwood dan tenun ikat sumba serta keindahan khas alamnya, pesona budaya, kuliner dan minat khusus di pulau Sumba sebagai branding pariwisata.

Kegiatan Festival Sandelwood 2017 diprogramkan untuk dilaksanakan pada tanggal 29-31 Mei 2017 sedangkan Festival Tenun Ikat akan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2017.